MEDIASOLORAYA - Suasana khidmat menyelimuti Asrama Haji Donohudan, Boyolali, saat Kloter 1 jemaah haji Embarkasi Solo Tahun 2026 resmi dilepas pada Rabu (21/4/2026) malam. Ratusan jemaah bersiap menapaki perjalanan spiritual menuju Tanah Suci, diiringi doa dan harapan dari keluarga serta jajaran pemerintah yang hadir.
Kegiatan pelepasan dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah, Haryono Agus Setiawan, Kepala Kantor Imigrasi Surakarta, Bisri, serta unsur Forkopimda dan instansi terkait. Kehadiran lintas instansi ini menjadi gambaran kuatnya sinergi dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji, khususnya dari sisi pelayanan dan pengawasan.
Tidak hanya terpusat di Asrama Haji, pengawasan keberangkatan juga berlanjut hingga ke Bandara Adi Soemarmo, sebagai titik akhir pemberangkatan jemaah menuju Arab Saudi. Di lokasi tersebut, jajaran Imigrasi turut melakukan koordinasi dengan petugas Imigrasi Arab Saudi yang mengelola layanan Makkah Route. Program ini memungkinkan proses pemeriksaan keimigrasian, termasuk verifikasi dokumen dan visa, dilakukan sejak di Indonesia sehingga jemaah dapat langsung melanjutkan perjalanan setibanya di Arab Saudi tanpa proses pemeriksaan tambahan yang memakan waktu.
Dalam penyelenggaraan haji tahun ini, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta kembali bertugas memberikan pelayanan keimigrasian dengan menyiagakan 76 petugas yang terbagi dalam 6 regu (A–F). Para petugas tersebut akan bertugas di Asrama Haji Donohudan dan Bandara Adi Soemarmo untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar. Selain layanan pemeriksaan keimigrasian, Imigrasi Surakarta juga menghadirkan inovasi berupa layanan penggantian paspor rusak dan endorsement nama yang dilakukan langsung di Asrama Haji, sehingga jemaah tidak perlu datang ke kantor imigrasi.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta, Bisri, menegaskan bahwa keterpaduan proses dari asrama hingga bandara menjadi kunci kelancaran keberangkatan jemaah. “Kami memastikan setiap tahapan berjalan optimal melalui sinergi lintas instansi, termasuk dukungan sistem Makkah Route yang mempermudah proses jemaah sejak dari tanah air. Sebagai perwujudan visi imigrasi untuk rakyat yang terus digaungkan oleh Hendarsam Marantoko selaku Direktur Jenderal Imigrasi, kami juga menyiapkan pelayanan maksimal selama 24 jam hingga selesainya penyelenggaraan ibadah haji pada 30 Juni,” ujarnya.
Dengan kesiapan yang matang dan dukungan berbagai pihak, keberangkatan Kloter 1 Embarkasi Solo tahun ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi seluruh rangkaian penyelenggaraan ibadah haji 2026. Lebih dari sekadar perjalanan fisik, momen ini menjadi langkah awal menuju ibadah yang khusyuk, aman, dan penuh makna bagi para jemaah Indonesia.
