Imigrasi Surakarta Gelar Sosialisasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H di Solo


MEDIASOLORAYA - The Sunan Hotel Solo menjadi lokasi pelaksanaan Sosialisasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1447 H/2026 M yang diselenggarakan oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta pada Rabu (15/4/2026).


Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan terkait, antara lain Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah se-Solo Raya, perwakilan Bea Cukai, Balai Karantina, InJourney, serta Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) se-Solo Raya.


Sebelum acara dibuka secara resmi, Ketua Panitia yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (Kasi TIKIM), Komarudin, menyampaikan laporan kegiatan. Dalam laporannya, ia menjelaskan latar belakang, maksud, dan tujuan pelaksanaan sosialisasi, sekaligus menekankan pentingnya penguatan koordinasi serta kesiapan seluruh stakeholder dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M.


Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta, Bisri. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi, kesiapan teknis, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada jemaah haji, khususnya dalam aspek keimigrasian sebagai salah satu pintu utama keberangkatan.


Pada sesi pemaparan materi, Kabid Dokumen Embarkasi Solo, M. Fahmi Basyuni, menyampaikan pentingnya ketepatan dan validitas dokumen jemaah sebagai syarat utama keberangkatan. Ia juga menjelaskan alur penerbitan visa, proses keberangkatan, serta penerapan pelayanan One Stop Service (OSS) di asrama haji.


Materi berikutnya disampaikan oleh Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian, Irmansyah Fatriadi. Dalam paparannya, ia menjelaskan mekanisme pemeriksaan keimigrasian pada embarkasi dan debarkasi haji di Bandara Adi Soemarmo, termasuk alur pemeriksaan paspor serta implementasi Makkah Route. Selain itu, ia juga menyoroti penggunaan aplikasi All Indonesia yang wajib diisi oleh jemaah sebagai bagian dari integrasi data keimigrasian, kesehatan, dan kepabeanan.


Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta secara aktif menyampaikan berbagai pertanyaan, masukan, serta potensi kendala yang mungkin dihadapi di lapangan. Diskusi berlangsung interaktif dan konstruktif, dengan tujuan menyamakan persepsi serta memperkuat koordinasi lintas instansi guna mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.


Melalui kegiatan ini, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta berharap seluruh pihak terkait dapat semakin siap dan bersinergi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia.

Lebih baru Lebih lama